Friday, May 31, 2013

Informasi Di Simpang Tiga Intraca

Sore pulang dari jemput anak dari kegiatan sekolahnya yang tak ada habisnya. Ya resiko bersekolah di SMPN 1 Tarakan, banyak kegiatan yang bisa dipilih oleh siswa untuk pengembangan diri. Bagus juga sih, tapi yang namanya manusia, meski bagus tapi kalau bikin capek kadang ya ngomel juga.
"Maaf  Le, lambat jemput 1,5 jam karena ketiduran tadi"..

Motor lari dengan kecepatan sedang. Begitu sampai di Simpang Tiga Intraca (persimpangan ke arah juata Laut dan ke Intraca). Motor ku hentikan, pas di depan dua poster yang dipasang di tiang. Wah betapa mudahnya mendapatkan sebuah informasi. Spanduk pendaftaran mahasiswa baru ABATA Permata Hati Tarakan.
ABATA Permata Hati Di Simpang Tiga Intraca
Foto Diambil Pada 01 Juni 2013
 Lokasi: JL Aki Balak
Kelurahan: Juata Permai
Kec. Tarakan Utara
Kota Tarakan - Kaltara

Akademi Bahasa Asing Permata Hati Tarakan
Foreign Language Academy of Permata Hati Tarakan
The Future is In Your Hand ... Skill Full Graduation To Work
Fasilitas:
Lab Bahasa Modern, Lab Komputer + Wifi
Ruang Kuliah Exclusive (AC)
Dosen Kualifikasi S1, S2 dan S3 (Doktor)
Menerima Pendaftaran Mahasiswa baru Program Diploma III (D3) Bahasa Inggris dan Pembelajaran bahasa  Mandarin Tahun Ajaran 2013 / 2014, Bulan Mei S/D September 2013
Contact Person:
Miss Manda (08115405533
Miss Fatimah (081253129993

Thursday, May 30, 2013

Suburnya Atap Sebuah Rumah

Sepulang dari jemput anakku biasanya lewat jalan pintas, setelah simpang tiga Intraca - Juata Laut lurus trus belok kanan ke Jalan Bengawan. Gak tau sore itu milih lewat lurus terus, hingga masuk di Jalan Belibis. Jalan paling kaya, karena bisa Beli Bis?!...

 Pas mau masuk gerbang perumahan Intraca, kok tiba tiba melihat sebuah pemandangan yang luar biasa. Sebuah rumah (tak berpenghuni) dengan  atap ditumbuhi semak belukar yang sangat lebat.
Rumah Beratap Semak
Foto Diambil Pada 26 Mei 2013
 Lokasi: JL Belibis (Sebelum Masuk Gerbang Perum Intraca)
Kelurahan: Juata Permai
Kec. Tarakan Utara
Kota Tarakan - Kaltara


Penerimaan Mahasiswa Baru Akademi Bahasa Asing Permata Hati Tarakan

Akademi Bahasa Asing Permata Hati Tarakan
Foreign Language Academy of Permata Hati Tarakan

Ingin memperdalam Bahasa Inggris anda? Atau punya saudara yang  ingin belajar bahasa Inggris? Jika anda atau saudara anda tinggal di wilayah Kaltara, anda bisa datang ke Tarakan untuk mewujudkan cita - cita anda. Ada dua pilihan bagi anda yang ingin kuliah Bahasa Inggris di Tarakan; Universitas Negeri, Universitas Borneo Tarakan dengan Strata 1 jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan atau di Perguruan Tinggi Swasta, ABATA Permata Hati Tarakan,



ABATA Permata Hati adalah salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Tarakan dengan letak yang strategis, di pusat Kota, tepatnya di JL Jend Sudirman depan Gedung Gadis (Gabungan Dinas). Dan karena ABATA adalah perguruan tinggi swasta, tentu akan menjadi pilihan Maba yang memang punya rencana untuk kuliah sambil bekerja. Kuliah di PT swasta memiliki banyak kelonggaran dibandingkan dengan PTN. Dan memang banyak mahasiswa ABATA yang dari awal memilih perguruan tinggi ini karena lokasinya berada di pusat kota sehingga memudahkan mereka untuk mengikuti perkuliahan karena alasan pekerjaan.

Fasilitas:
Lab Bahasa Modern, Lab Komputer + Wifi
Ruang Kuliah Exclusive (AC)
Dosen Kualifikasi S1, S2 dan S3 (Doktor)
Menerima Pendaftaran Mahasiswa baru Program Diploma III (D3) Bahasa Inggris dan Pembelajaran bahasa  Mandarin Tahun Ajaran 2013 / 2014, Bulan Mei S/D September 2013
Contact Person:
Miss Manda (08115405533
Miss Fatimah (081253129993

The Future is In Your Hand ... Skill Full Graduation To Work
Semoga info pendidikan ini memberikan manfaat bagi anda yang ingin menambah ilmu dan wawasan sebagai bekal untuk bisa lebih siap masuk di dunia pekerjaan! Good luck.. salam Info Paguntaka....!

Tuesday, May 28, 2013

Delapan Lobang Jl Aki Balak Juata Kerikil II

Sebelum tanjakan panjang memasuki perkampungan Juata Kerikil, tepatnya di depan POM Bensin APMS Jalan Aki Balak Juata Kerikil pengguna jalan sangat terganggu dengan adanya delapan lobang jalan yang cukup dalam. Letaknya yanag saling berdekatan membuat kita susah untuk menghindarinya apalagi yang berkendaraan dengan roda empat, mobil atau truck, jelas lobang jalan yang ada di kanan, kiri dan tengah ini tak akan bisa lepas dari hantaman roda.
Foto Diambil Pada 25 Mei 2013
 Lokasi: JL Aki Balak
Kelurahan: Juata Kerikil
Kec. Tarakan Utara

Foto Diambil Pada 25 Mei 2013
 Lokasi: Pom Bensin APMS JL Aki Balak
Kelurahan: Juata Kerikil
Kec. Tarakan Utara

Sunday, May 26, 2013

Semangat Berbagi Setandan Pisang Susu di Kampung Tarakan


Begitu pulang dari jemput anakku dari lomba PENTAS PAI Kota Tarakan di SMPN 1, istriku tercinta langsung lapor.

“Sudah dua orang lapor pisang susu kita masak di pohoh, laporan selesai!.”

Dua kata dibelakang tu gak ada lho (memang upacara pake laporan selesai segala). Tak perlu tunggu lama, mengingat sebentar lagi Magrib, aku segera ambil parang dan potong perlahan batang pisang di bagian atas, biar mudah ambil buah pisangnya dan tentu saja biar ga rusak. Lha kalo dipotong sekali tebas bisa ancur kan?

Setelah pohon setengah roboh, baru batang tandan pisang aku potong dengan tangan kanan, sementara tangan kiri megangin pisangnya… Wuih berat banget, saking beratnya segera aku lepaskan parang ditangan kananku, untuk bantu tangan kiri yang hampir gak kuat membawa setandan pisang susu hasil keringat sendiri.
Anakku yang sedang makan, kelaparan dia, lha sama sekolah tadi cuman dikasih snack aja, padahal seharian betul di sekolah, berangkat pagi jam 7 selesai kegiatan sore, terpaksa aku panggil untuk mengabadikan momen langka ini.

"Bapak di foto Le. Gedhange diketokne lho!" aku memberikan instruksi dalam Bahasa Jawa pada anakku, di rumah kami memang lebih sering berbahasa jawa daripada bahasa Indonesia (biar gak hilang kemampuan berbahasa Jawanya)
Foto Diambil Pada 25 Mei 2013
 Lokasi: Perum Intraca
Kelurahan: Juata Permai
Kec. Tarakan Utara

Istriku yang tengah menggendong si kecil pun ikut membantu mengarahkan sang fotografer amatir.
"Kaling - kalingan godhong tales, Mas!" Istriku memberitahuku agar memindahkan daun talas yang menghalangi sudut tembak kamera digital kecil di tangan anakku.
Foto Diambil Pada 25 Mei 2013
 Lokasi: Perum Intraca
Kelurahan: Juata Permai
Kec. Tarakan Utara

Foto Diambil Pada 25 Mei 2013
 Lokasi: Perum Intraca
Kelurahan: Juata Permai
Kec. Tarakan Utara


Alhamdulillah, panen kedua pisang susu di kebun samping rumah ini cukup berhasil. Tanah tandus nan berpasir di Kompleks Perumahan Intraca, Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan tercinta ini ternyata tetap bisa menghasilkan “sesuatu” yang sungguh bisa memberikan kepuasan. Setandan pisang dengan panjang tandan 80 Cm yang baru aku panen ini ternyata menghasilkan 7 sisir pisang susu yang sangat berisi, bahkan 2 buah kulihat sampai pecah kulitnya.

Salah satu keasyikan kegiatan berkebun, menanam buah atau sayur adalah ketika kita bisa melihat hasil panen yang memuaskan. Ya, meski hanya melihat thok sudah bisa memberikan kepuasan. Lho kok?! … Iyalah, kalo sudah hasil kebun dan keringat sendiri seperti ini, rasanya kurang afdol kalo dinikmati sendiri. Meski hanya kebagian setengah sisir, tetangga dekat kanan dan kiri harus ikut merasakannya. Semangat berbagi di kehidupan perkampungan seperti inilah yang membuat hidup kita serasa lebih hidup…. He…he…he…

Saturday, May 25, 2013

Sejarah Singkat Kota Tarakan, Bumi Paguntaka Kaltara


Masih teringat, saat akan merantau ke Kota Tarakan dulu, 14 tahun silam. Jangankan Tarakan, pergi ke Kalimantan Timur (sekarang malah udah jadi Kaltara) saja belum pernah. Mikir saya waktu itu, Tarakan adalah bagian dari pulau besar Kalimantan. So, saat membuka peta barulah tahu kalau Tarakan ternyata hanya sebuah pulau kecil yang ada di sebelah utara Kalimantan. Alhamdulillah waktu itu itu belum kenal internet, kalo udah kenal  justru aku mungkin bisa batal menjadi Tarakanis..
Rumah Bundar, Saksi Sejarah Kota Tarakan



Oke, untuk posting kali ini nyoba bahas tentang sejarah Tarakan, mohon dimaklumi referensi terbatas so ambil sana dan sini (paling banyak sih dari Wikipedia) jadilah profil masa silam Bumi Paguntaka, Tarakan –ku tercinta.

Tarakan menurut cerita rakyat berasal dari bahasa tidung  (suku tidung adalah suku asli Kalimantan yang tinggal di pulau Tarakan dan pulau2 sekitarnya) “Tarak” (bertemu) dan “Ngakan” (makan) yang secara harfiah dapat diartikan “Tempat para nelayan untuk istirahat makan, bertemu serta melakukan barter hasil tangkapan dengan nelayan lain. Selain itu Tarakan juga merupakan tempat pertemuan arus muara Sungai Kayan, Sesayap dan Malinau.

Kerajaan Tidung  atau dikenal pula dengan nama Kerajaan Tarakan (Kalkan/Kalka) adalah kerajaan yang memerintah Suku Tidung di Kalimantan Utara, yang berkedudukan di Pulau Tarakan dan berakhir di Salimbatu. Sebelumnya terdapat dua kerajaan di kawasan ini, selain Kerajaan Tidung, terdapat pula Kesultanan Bulungan yang berkedudukan di Tanjung Palas. Berdasarkan silsilah (Genealogy) yang ada bahwa dipesisir timur Pulau Tarakan yaitu di kawasan Dusun Binalatung sudah ada Kerajaan Tidung Kuno (The Ancient Kingdom of Tidung), kira-kira pada tahun 1076-1156, kemudian berpindah ke pesisir selatan Pulau Tarakan di kawasan Tanjung Batu pada tahun 1156-1216, lalu bergeser lagi ke wilayah barat yaitu ke kawasan Sungai Bidang kira-kira pada tahun 1216-1394, setelah itu berpindah lagi, yang relatif jauh dari Pulau Tarakan ke daerah Pimping bagian barat dan kawasan Tanah Kuning, sekitar tahun 1394-1557, dibawah pengaruh Kesultanan Sulu.
Dari riwayat-riwayat yang terdapat dikalangan suku Tidung tentang kerajaan yang pernah ada dan dapat dikatakan yang paling tua di antara riwayat lainnya yaitu dari Menjelutung di Sungai Sesayap dengan rajanya yang terakhir bernama Benayuk. Berakhirnya zaman Kerajaan Menjelutung karena ditimpa malapetaka berupa hujan ribut dan angin topan yang sangat dahsyat sehingga mengakibatkan perkampungan di situ runtuh dan tenggelam kedalam air (sungai) berikut warganya. Peristiwa tersebut dikalangan suku Tidung disebut Gasab yang kemudian menimbulkan berbagai mitos tentang Benayuk dari Menjelutung.

Dari beberapa sumber didapatkan riwayat tentang masa pemerintahan Benayuk yang berlangsung sekitar 35 musim. Perhitungan musim tersebut adalah berdasarkan hitungan hari bulan (purnama) yang dalam semusim terdapat 12 purnama. Dari itu maka hitungan musim dapat disamakan lebih kurang dengan tahun Hijriah. Apabila dirangkaikan dengan riwayat tentang beberapa tokoh pemimpin (Raja) yang dapat diketahui lama masa pemerintahan dan keterkaitannya dengan Benayuk, maka diperkirakan tragedi di Menjelutung tersebut terjadi pada sekitaran awal abad XI. Kelompok-kelompok Suku Tidung pada zaman Kerajaan Menjelutung belumlah seperti apa yang terdapat sekarang ini, sebagaimana diketahui bahwa dikalangan Suku Tidung yang ada di Kalimantan Timur dan Utara sekarang terdapat 4 (empat) kelompok dialek bahasa Tidung, yaitu :

    * Dialek bahas Tidung Malinau
    * Dialek bahasa Tidung Sembakung.
    * Dialek bahas Tidung Sesayap.
    * Dialek bahas Tidung Tarakan yang biasa pula disebut Tidung Tengara yang kebanyakan bermukim di daerah air asin.

Dari adanya beberapa dialek Bahasa Tidung yang merupakan kelompok komunitas berikut lingkungan sosial budayanya masing-masing, maka tentulah dari kelompok-kelompok dimaksud memiliki pemimpin masing-masing. Sebagaimana diriwayatkan kemudian bahwa setelah Kerajaan Benayuk di Menjelutung runtuh maka anak keturunan beserta warga yang selamat berpindah dan menyebar kemudian membangun pemukiman baru. Salah seorang dari keturunan Benayuk yang bernama Kayam selaku pemimpin dari pemukiman di Linuang Kayam (Kampung si Kayam) yang merupakan cikal bakal dari pemimpin (raja-raja) di Pulau Mandul, Sembakung dan Lumbis.

Berikut adalah raja-raja yang pernah memimpin Kerajaan Tidung :

    * Benayuk dari sungai Sesayap, Menjelutung (Masa Pemerintahan ± 35 Musim)
    * Yamus (Si Amus) (Masa Pemerintahan ± 44 Musim)
    * Ibugang (Aki Bugang)
    * Itara (Lebih kurang 29 Musim)
    * Ikurung (Lebih kurang 25 Musim)
    * Ikarang (Lebih kurang 35 Musim), di Tanjung Batu (Tarakan).
    * Karangan (Lebih kurang Musim)
    * Ibidang (Lebih kurang Musim)
    * Bengawan (Lebih kurang 44 Musim)
    * Itambu (Lebih kurang 20 Musim)
    * Aji Beruwing Sakti (Lebih kurang 30 Musim)
    * Aji Surya Sakti (Lebih kurang 30 Musim)
    * Aji Pengiran Kungun (Lebih kurang 25 Musim)
    * Pengiran Tempuad (Lebih kurang 34 Musim)
    * Aji Iram Sakti (Lebih kurang 25 Musim) di Pimping, Bulungan
    * Aji Baran Sakti (Lebih kurang 20 Musim).
    * Datoe Mancang (Lebih kurang 49 Musim)
    * Abang Lemanak (Lebih kurang 20 Musim), di Baratan, Bulungan
    * Ikenawai bergelar Ratu Ulam Sari (Lebih kurang 15 Musim)

Era Dinasti Tengara
Dinasti Tengara bermulai pada tahun 1557-1916 Masehi, dinasti ini pertama kali dipimpin oleh Amiril Rasyd Gelar Datoe Radja Laoet pada tahun 1557 Masehi dan berakhir pada saat dipimpin oleh Datoe Adil pada tahun 1916, Dinasti Tengara berlokasi di kawasan Pamusian, Tarakan Tengah
Berikut adalah raja-raja yang pernah berkuasa pada masa Dinasti Tengara :
    * Amiril Rasyd Gelar Datoe Radja Laoet (1557-1571)
    * Amiril Pengiran Dipati I (1571-1613)
    * Amiril Pengiran Singa Laoet (1613-1650)
    * Amiril Pengiran Maharajalila I (1650-1695)
    * Amiril Pengiran Maharajalila II (1695-1731)
    * Amiril Pengiran Dipati II (1731-1765)
    * Amiril Pengiran Maharajadinda (1765-1782)
    * Amiril Pengiran Maharajalila III (1782-1817)
    * Amiril Tadjoeddin (1817-1844)
    * Amiril Pengiran Djamaloel Kiram (1844-1867)
    * Ratoe Intan Doera/Datoe Maoelana (1867-1896), Datoe Jaring gelar Datoe Maoelana adalah putera Sultan Bulungan Muhammad Kaharuddin (II)
    * Datoe Adil (1896-1916)

Era Hindia Belanda
Ketenangan masyarakat setempat agak terganggu ketika pada tahun 1896, sebuah perusahaan perminyakan Belanda, BPM (Bataavishe Petroleum Maatchapij) menemukan adanya sumber minyak di pulau ini. Banyak tenaga kerja didatangkan terutama dari pulau jawa seiring dengan meningkatnya kegiatan pengeboran. Mengingat fungsi dan perkembangan wilayah ini, pada tahun 1923 Pemerintah Hindia Belanda merasa perlu untuk menempatkan seorang Asisten Residen di pulau ini yang membawahi 5 (lima) wilayah, yakni: Tanjung Selor, Tarakan, Malinau, Apau Kayan dan Berau. Namun pada masa pasca kemerdekaan, Pemerintah RI merasa perlu untuk mengubah status kewedanan Tarakan menjadi Kecamatan Tarakan sesuai dengan Keppress RI No. 22 Tahun 1963.

Era Pendudukan Jepang
Pada saat pendaratan Sekutu, angkatan Jepang di Tarakan berjumlah 2.200 orang yang didatangkan dari Angkatan Darat Kekaisaran Jepang dan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Satuan terbesar adalah Batalion Infantri Independen ke-455 yang berkekuatan 740 orang yang dikomandoi oleh Mayor Tadai Tokoi. 150 pasukan pendukung AD juga ada di Tarakan. Sumbangan AL kepada garnisun Tarakan tersusun atas 980 pelaut yang dikomandoi oleh Komandan Kaoru Kaharu. Satuan laut utama adalah Angkatan Garnisun Laut ke-2 yang berkekuatan 600 orang. Satuan laut ini dilatih bertempur sebagai infantri dan mengoperasikan beberapa senapan pertahanan pesisir. 350 pekerja minyak sipil Jepang juga diharapkan bertempur pada saat serangan Sekutu. Angkatan Jepang termasuk sekitar 50 orang Indonesia yang berdinas di satuan pengawal pusat. Mayor Tokoi mengarahkan keseluruhan pertahanan Tarakan, meskipun hubungan antara AL dan AD buruk.

Angkatan Jepang dipusatkan di sekitar Lingkas, pelabuhan utama Tarakan dan tempat satu-satunya pantai yang cocok untuk pendaratan pasukan Pembela itu telah menghabiskan waktu beberapa bulan sebelum serangan yang menyusun posisi bertahan dan menanam ranjau. Pertahanan yang diatur itu banyak dipakai selama pertempuran, dengan taktik Jepang yang difokuskan pada posisi bertahan pra-persiapan yang kuat. Jepang tak melakukan kontra-serangan besar apapun, dan kebanyakan gerakan menyerang terbatas pada beberapa pihak penyerang yang mencoba menyelusup garis Australia.

Mendapatkan ladang minyak Tarakan adalah satu tujuan awal Jepang selama Perang Pasifik. Jepang menyerang Tarakan pada tanggal 11 Januari 1942 dan mengalahkan garnisun Belanda yang kecil dalam pertempuran yang berlangsung selama 2 hari di mana separuh pasukan Belanda gugur. Saat ladang minyak Tarakan berhasil disabotase oleh Belanda sebelum penyerahannya, Jepang bisa dengan cepat memperbaikinya agar bisa menghasilkan lagi dan 350.000 barel diproduksi tiap bulan dari awal tahun 1944.

Menyusul penyerahan Belanda, 5.000 penduduk Tarakan amat menderita akibat kebijakan pendudukan Jepang. Banyaknya pasukan Jepang yang ditempatkan di pulau ini mengakibatkan penyunatan bahan makanan dan sebagai akibatnya banyak orang Tarakan yang kurang gizi. Selama pendudukan itu, Jepang membawa sekitar 600 buruh ke Tarakan dari Jawa. Jepang juga memaksa sekitar 300 wanita Jawa untuk bekerja sebagai "jugun ianfu" (wanita penghibur) di Tarakan setelah membujuk mereka dengan janji palsu mendapatkan kerja sebagai juru tulis maupun membuat pakaian.

Arti penting Tarakan bagi Jepang makin menguap dengan gerak maju cepat angkatan Sekutu ke daerah itu. Tanker minyak Jepang yang terakhir meninggalkan Tarakan pada bulan Juli 1944, dan serangan udara Sekutu yang hebat pada tahun-tahun itu menghancurkan produksi minyak dan fasilitas penyimpanan di pulau itu. Serangan ini juga membunuh beberapa ratus penduduk sipil Indonesia. Sejalan dengan kepentingannya yang makin menurun, garnisun Jepang di Tarakan berkurang pada awal 1945 saat salah satu dari 2 batalion infantri yang ditempatkan di pulau itu (Batalion Infantri Independen ke-454) ditarik ke Balikpapan. Batalion ini dihancurkan oleh Divisi ke-7 Australia pada bulan Juli selama Pertempuran Balikpapan.

Era Kemerdekaan
Letak dan posisi yang strategis telah mampu menjadikan kecamatan Tarakan sebagai salah satu sentra industri di wilayah Provinsi Kalimantan Timur bagian utara sehingga pemerintah perlu untuk meningkatkan statusnya menjadi Kota Administratif sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 1981.
Status Kota Administratif kembali ditingkatkan menjadi Kotamadya berdasarkan Undang-undang RI No. 29 Tahun 1997 yang peresmiannya dilakukan langsung oleh Menteri dalam Negeri pada tanggal 15 Desember 1997, sekaligus menandai tanggal tersebut sebagai Hari Jadi Kota Tarakan.

Sejak tahun 2012, Kota Tarakan merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Utara, seiring dengan pemekaran provinsi baru tersebut dari Provinsi Kalimantan Timur.
Referensi:
1.       id.wikipedia.org
tarakantourism.com

Friday, May 24, 2013

Lowongan Balikpapan Kalimantan Timur Kerja PT Lumarif Gemilang


PT Lumarif Gemilang  adalah perusahaan yang beroperasi di Balikpapan Kalimantan Timur. Jika anda ingin meningkatkan karir dan penghasilan anda, silahkan bergabung dengan kami untuk mengisi posisi:

1. Tehnik Sipil
Syarat:
a.Pria
b.Lulusan minimal Strata 1
2.Administrasi
Syarat:
a.wanita
b.Ijazah minimal Diploma 3

3. Administrasi
Syarat:
a.wanita
b. Ijazah minimal Diploma 3

4. Sopir
Syarat:
a.Pria
b. Lulusan minimal SMU

Persyaratan umum:
a. berpengalaman (1,2,3,4)
b. Bisa mengoperasikan computer dan  dan internet (1,2,3)
c. Usia maksimal 30 tahun (1,2,3,4)
d. bisa bekerja dalam team
e. Memiliki SIM A (3,4)
Jika anda berminta, datang langsung ke alamat kami:
PT Lumarif Gemilang Balikpapan
Ruko Fantasi Junction Blok FJ1/16 Balikpapan Baru
Contact Person: 08525680363
Pekerjaan yang menyenangkan adalah pekerjaan yang bisa memberikan kepuasan pada kita!

Tuesday, May 21, 2013

Lowongan Kerja Pondok Mahakam Indah Tarakan

Kerja di bidang restoran bagi sebagian orang akan sangat menyenangkan, karena bisa memberikan kepuasan tersendiri. Jika anda ingin mencoba keberuntungan anda, tak ada salahnya bergabung dengan kami, Pondok Mahakam Indah  sebuah restoran yang cukup terkenal di Kota Tarakan Kalimantan Utara, untuk bekerja untuk mengisi posisi:


1.Senior Cook / Koki Senior (2 orang)
2. Waiter / Pelayan Restoran (4 orang)
Kami memberikan fasilitas pada karyawan kami berupa:
a.Gaji Pokok
b.Uang Service + fasilitas

Jika anda memiliki motivasi kerja yang tinggi, berarti andalah yang kami cari. Segera bergabung dengan kami, kirimkan lamaran anda ke alamat:
Resto  Pondok Mahakam Indah Tarakan
Jl. S Mahakam Kampung Empat
(antara RRI Tarakan dan Kantor Polsek Tarakan Timur)
Tarakan – Kaltara

Tuesday, May 14, 2013

Info Lowongan PT Mustika Jaya Jakarta


Jika anda ingin melamar untuk lowongan di PT Mustika Jaya Jakarta, anda harus punya kemampuan berbahasa inggris yang cukup lumayan, Ya, info lowongannya aja pake Bahasa Inggris.Di simak dan dipahami betul ya?! Trims

A Foreign Oil Company operating in East Kalimantan is seeking experienced candidates as follows:
1. Senior Operator and Junior Operator  (Gas Plant)
2. Maintanance: Electrical and Instrument Technician
3. Maintanance: Mechanical Technician

Terms:
a. Minimum D 3 (diploma degree in chemical engineering or related engineering degree (1), diploma degree from electrical background (3), senior high school certificate (4)
b. Aplicant who poses senior high school or AKAMGAS certificate and more than 16 years experience in related field is welcomed to apply (1)
c. Aplicant who poses senior high school or STM certificate and more than 15 years experience in related field is welcomed to apply (2)
d. Aplicant who poses senior high school or AKAMGAS certificate and more than 16 years experience in related field is welcomed to apply (3)
e. Minimum 8 years  experienced for senior and 6 years for junior operating in petrochemical, oil gas, LPG, LNG related industry (1)
f. Minimum 5 years  experienced in realted field (5). Having experience in the oil and gas industry will be an advantage (3)
g. Familiar with PLC or DCS system of Gas Plant (1)
h. Having strong awareness of SHE (1)
g. fluent in speaking English (1)
i.  having excellent health condition (1,2.3.4)
j. Max 45 years  old (1),  maximum 40 years old (4)
k. Process knowledge in handling maintenance activities for installation and trouble shooting (2,3)
l. Willing to learn new things (4)
m.  Capable of understanding and excuting operators / maintenance direction in daily operation activities. (4)

Please, send your complete application to the following adress:
PT Mustika Jaya Jakarta
Wisnu Griya Intan 4th floor
Jl. Warung Buncit no 218
Jakarta Selatan  12510
Or thru email: mustika@mustikajaya21.com
 for senior and 6 years for junior operating in petrochemical, oil gas, LPG

Kata Bijak Perenungan Untuk Hari ini:
“Great lives are the culmination of great thoughts followed by great actions. “
“Hidup yang luar biasa adalah adalah kulminasi dari semua pemikiran luar biasa yang diikuti tindakan-tindakan yang luar pula.”