Jumat Kedelapan; Masjid Al Bahri Jl. Yos Sudarso Tarakan

Info Paguntaka – Ada tiga masjid di sepanjang Jalan Yos Sudarso yang letaknya cukup berdekatan tapi saya memilih yang paling ujung mendekati pelabuhan, Masjid Al Bahri. Masjid ini memang berada di kompleks pelabuhan. Diapit oleh dua kantor besar, Pelindo 4 dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Tarakan, di seberang Jalan lebih megah lagi, Kantor PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Tarakan. Jamaah Jumat sebagian besar adalah pegawai Pelabuhan, dan ketiga perkantoran tersebut di tambah para sopir taksi yang memilih sholat Jumat di sini, karena bisa parkir di pinggir jalan dekat masjid.

Al Bahri, atau laut yang sudah diadaptasi dalam bahasa Indonesia menjadi Bahari meski tak berada di tengah laut di dirikan oleh Dinas Perhubungan Laut untuk pegawai dan karyawannya dan tentu saja masyarakat sekitar. Sayang tak banyak pengumuman yang ditempel sehingga kita bahkan tak tahu kepengurusan Masjid dan keterkaitannya dengan Kesyahbandaran.
Sempat mutar sekali sebelum kembali ke Masjid Al Bahri. Pemandangan perkantoran di kanan kiri dan seberang jalan dekat Masjid membuat saya tak bisa melewatkan untuk menjepretkan kamera.







 Jamaah semakin banyak dan memadati ruang utama masjid. Saya hitung,  ada 10 shof yang bisa tertampung. Letak mihrab yang  persis berada di pojok, membuat masjid ini terlihat unik Ruang utama Masjid nyaris penuh, saat Khotib Ustad Umar, SE naik ke mimbar dan menyampaikan khotbahnya.


Diawali dengan ajakan untuk bersyukur pada Allah, atas nikmat tak terhitung yang dilimpahkan pada kita, diantaranya;  nikmat sehat, iman, Islam dan umur panjang sehingga bisa sholat jumah berjamaah di Masjid Al bahri ini. Setelah bersholawat pada Rosullullah SAW dilanjutkan dengan ajakan tuk selalu meningkatkan iman dan taqwa khotib menyampaikan QS. Jumat ayat 9 – 10.



Kita tak boleh meninggalkan sholat jumat, bahkan bersegera menunaikannya dengan meninggalkan urusan dunia kita. Tapi tentu saja kita bisa beratifitas kembali dengan urusan pekerjaan tersebut.
Di akhir khotbah, Ustadz Umar menyampaikan bahwa manusia terbaik adalah mereka yang panjang umur dan baik amalnya. Ini sesuai dengan  sebuah hadist; dari Abdullah bin Busr radhiyallahu ‘anhu, bahwa ada seorang Arab Badui berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia?” beliau menjawab: “Orang yang paling panjang umurnya dan baik amalannya” (Shahih, HR. At Tirmidzi, Ahmad, (Shahih Targhib wat Tarhib no. 3363)
Semoga kita semua diberikan umur panjang dan selalu bisa beramal baik untuk kehidupan kita. Amin...








Qs. QS. Jumat ayat 9 – 10.
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.”

===========&*&===========


Sekadar Info





Banyak Tanda Rahasia - Ternyata, beberapa sisi Masjid Nabawi memiliki tanda rahasia. Beberapa pilar ditandai secara khusus untuk mengingatkan tempat itu di masa lalu adalah lokasi yang penting. Banyak jamaah yang tidak mengetahui hal ini.
.


0 Response to "Jumat Kedelapan; Masjid Al Bahri Jl. Yos Sudarso Tarakan"

Post a Comment