Puisi Sega Ulpa; Menerpa Jiwa



Menerpa Jiwa

Oleh:  Sega Ulpa 


Senja Romadhan menanti
gema takbir menjelang
sayup beduk bersahut
dari kerlipan suka cita
sudah lama kunantikan
suasana desa sejuk menerpa
saat belia riang gembira
wajah berseri tanpa noda
menyambut hari bahagia
namun nun di sana
sedih derita dirasa
duduk termanggu
tanpa orang tua
ingin tertawa sukar dirasa
hanya air mata
bening yang tersisa
mengiring lantunan
takbir bergema

SELAMAT HARI RAYA,
MOHON MAAF LAHIR & BATHIN




Inspirasi Paguntaka

"Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekadar canang yang gemerincing." 
--HAMKA--

0 Response to "Puisi Sega Ulpa; Menerpa Jiwa"

Post a Comment